Perumahan.Com | Info Perumahan Baru | Jual Beli Rumah

logo perumahan.com

Pusat informasi perumahan baru. Tempat jual beli rumah.

Bagi anda yang mencari info perumahan, perumahan murah, perumahan di cibubur, depok, rumah di bandung. Perumahan.Com segera hadir untuk anda. Kebutuhan perumahan dewasa ini sangat tinggi. Ditengarai oleh pendapatan pekerja yang semakin  meningkat menjadikan pembelian rumah tinggal menjadi satu kebutuhan utama. Dulu hanya bisa sewa, kini dengan jumlah cicilan yang relatif sama anda bisa dapat rumah di kompleks perumahan. Selain sebagai kebutuhan, membeli rumah di perumahan juga merupakan investasi. Seperti diketahui, investasi properti dapat dikatakan sangat minim resiko. Terutama di kompleks perumahan yang telah  mapan. seperti di Serpong, Bintaro atau Cibubur. Daerah dipinggiran Jakarta nyatanya semakin dinikmati.

Dalam kaitan ketersedian, saat ini pengembang justru kewalahan. Krisis yang menerpa dunia tidak berpengaruh, jika ada, besar terhadap bisnis perumahan. Bahkan perusahaan diluar propertipun saat ini melirik industri ini. Tidak disangkal, dengan kemudahan dan biaya dari bank, menjadikan bisnis properti semakin diminanti banyak kalangan.

Bagi agen properti, manfaatkan media Perumahan.com untuk memasarkan produk anda.

 

Bisnis Perumahan Booming tahun 2010 sampe tahun 2014

Optimis Bisnis Perumahan

Bisnis Perumahan masih prospektif

Turunnya suku bunga gairahkan bisnis perumahan

Bisnis perumahan sederhana prospektif

 

Segera hadir.

Tips Memilih rumah di lokasi perumahan :

Faktor jarak sering menjadi pertimbangan kita saat memilih lokasi hunian yang hendak dibeli. Ternyata, hal itu tak cukup bisa dijadikan patokan untuk menjadi satu-satunya kriteria dalam memilih hunian yang ideal. Mengapa demikian?

Mengukur waktu tempuh berdasarkan jarak di Jakarta ini sama seperti menebak ke arah mana bajaj hendak berbelok. Hanya si sopir bajaj dan Tuhan yang tahu dia hendak belok ke mana. Tingkat kemacetan sudah bukan lagi tidak bisa ditebak. Jakarta sudah pasti macet. Menebak titik-titik mana yang rawan macet juga sudah mustahil. Semua titik nyaris macet. 

Maka dari itu, jika Anda mempertimbangkan memilih atau membeli rumah dari brosur hanya karena Anda tergoda lokasinya hanya 30 menit dari Semanggi, 5 menit dari bundaran hotel anu, 2 menit dari Perempatan Pepsi, 10 menit dari patung selamat tinggal, itu seperti Anda naik angkutan salah trayek. Pasti bakal kesasar.

Di Jakarta, waktu tempuh berbanding lurus dengan akses dan infrastruktur jalan, bukan dengan jarak. Maka dari itu, pilihan terbaik untuk mencari lokasi pertama-tama adalah ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai menuju lokasi. Jarak 10 kilometer dengan infrastruktur jalan hanya 2 atau 3 jalur sudah jelas berbeda dibanding jarak 20 kilometer dengan jalan 4 atau 5 jalur.

Jarak juga berkaitan dengan sarana transportasi. Lokasi hunian di Bogor yang berjarak 60 km dari Jakarta atau di Serpong yang berjarak sekitar 25 km dari Jakarta pasti berbeda jika kita tempuh dengan sarana kereta api dibandingkan dengan mobil misalnya.

Nah, karena pilihan transportasi ini sifatnya sangat terbuka dan banyak pilihannya, memilih lokasi hunian sebaiknya juga mempertimbangkan moda transportasi apa yang akan Anda gunakan sehari-hari?

Kita sering kali keliru menetapkan pilihan, semata-mata hanya karena sebuah moda transportasi sudah lazim kita gunakan. Mobil atau motor misalnya. Kita memilih menggunakannya hanya karena kita sudah familiar dan terbiasa, lalu menutup kemungkinan untuk beralih dengan moda transportasi lain hanya lantaran kita tidak pernah menggunakannya atau hanya menggunakannya sesekali dalam setahun.

Kita khawatir bahwa moda itu tidak bersahabat, sarana transportasi itu berbahaya, atau pilihan itu mengerikan. Padahal, kita belum mengenalinya lebih dalam dan menilainya sekadar dari permukaan atau bahkan cuma dari cerita orang dan kabar burung.

Oleh karenanya, jangan lagi pernah mempertimbangkan membeli atau memiliki hunian hanya karena faktor jarak. Pertimbangkan faktor lainnya. Simak apa saja faktor yang lain di seri berikutnya

 

dari kompas properti tips memilih hunian di jabodetabek :

 

Lokasi, Lokasi, Lokasi. itu yang utama. tapi jangan salah menentukan lokasi perumahan anda :

 

Jika jarak bukan lagi dewa yang harus diagungkan dalam mencari rumah, maka hal apa yang perlu dipertimbangkan saat kita berburu rumah untuk tempat tinggal? Perhatikan yang satu ini: layanan publik, terutama sekolah untuk si kecil!

Sayangnya, sering kali layanan publik berbanding lurus dengan lokasi di pusat kota. Nyaris tidak ada tempat pelayanan dan hiburan yang bisa diakses publik jika hunian berada di tempat terpencil atau jauh dari keramaian.

Semua fasilitas pelayanan atau fasilitas untuk publik, baik yang sifatnya komersial (mal, pasar, rumah sakit, dan sekolah) maupun yang non-komersial (taman publik, tempat pengurusan surat kendaraan, perpanjangan SIM dan STNK, pengurusan paspor, pengurusan pajak, dan sebagainya) sudah menjadi kodratnya untuk berada di tengah kota.

Namun bila Anda jeli dan pintar, maka ada jenis layanan yang sifatnya rutin setiap hari (sekolah anak-anak) dan ada yang sifatnya rutin, tetapi cuma sekali seminggu atau sebulan (belanja di mal atau pasar). Malah, ada yang cuma sekali setahun (misalnya perpanjangan STNK) atau bahkan lima tahun (paspor dan SIM). Ada pula yang sifatnya tidak rutin tergantung kebutuhan, misalnya rumah sakit.

Maka dari itu, konyol sekali memilih atau mencari lokasi rumah hanya karena pertimbangan lokasi dekat dengan kantor Samsat. Urusan ini setahun sekali saja, bahkan kadang-kadang kita minta tolong jasa calo....

Layanan publik yang rutin kita akses setiap hari, seperti sekolah, sebaiknya dekat dari calon lokasi rumah. Namun, kadang-kadang ada yang beranggapan bahwa kualitas sekolah berbanding lurus dengan umurnya. Makin tua sekolahnya, makin bagus kualitasnya. Pada umumnya, sekolah-sekolah yang berumur bangkotan lokasinya berada di tempat strategis, sementara harga tanah atau rumah di sekitarnya sudah melambung ke langit ketujuh.

Kawasan yang dirancang secara tepat dan benar umumnya dipikirkan juga secara baik apakah ketersediaan fasilitas umum semacam sekolah ini ada. Cara yang diambil juga jitu, yakni pengembang memberikan kemudahan bagi pengelola sekolah ternama dan sudah dipercaya masyarakat luas karena reputasinya, seperti Al-Azhar, Santa Ursula, BPK Penabur, Marsudirini, dan  Tarakanita, untuk dapat mendirikan sekolah di kawasan permukiman tersebut. 

Ada juga pengembang-pengembang besar yang menyediakan layanan pendidikan karena grup pengembang tersebut juga berkecimpung di sektor pendidikan. Lippo Group dan Pembangunan Jaya adalah beberapa contoh di antaranya. Adapun pengembang yang tidak memiliki portofolio atau kiprah di sektor pendidikan lebih memilih menggandeng lembaga pendidikan yang sudah kredibel seperti disebut di atas.

Ketika memutuskan untuk mencari lokasi hunian, ketersediaan sekolah yang bagus dan sesuai dengan kriteria yang Anda bayangkan tentang lembaga pendidikan seharusnya menjadi faktor pertama dalam memilih lokasi hunian.

Pendidikan untuk anak-anak bersifat jangka panjang dan setidaknya diperlukan waktu 8-9 tahun sebelum si anak dapat kita lepas secara lebih mandiri untuk mengakses pendidikan di tempat yang lebih jauh, yakni ketika mereka sudah memasuki jenjang SMP. Bisa dibayangkan jika sang anak yang masih bersekolah di TK atau SD harus menempuh jarak lebih dari 15 km hanya untuk belajar. Energinya sudah habis di jalan. Jarak yang ideal adalah sampai dengan 10 km dari rumah

diambil dari tips memilih rumah di jabodetabek kompas properti